Slam Dunk

Slam-Dunk
Slam Dunk

Apa itu Slam Dunk?

Slam dunk adalah gerakan dalam permainan bola basket di mana seorang pemain melompat di udara dan memasukkan bola ke dalam ring basket dengan tangan mereka secara kuat. Gerakan ini seringkali dianggap sebagai salah satu momen paling menarik dalam permainan bola basket.

 

Sejarah

Dimulai pada tahun 1967 ketika Lew Alcindor, yang kemudian dikenal sebagai Kareem Abdul-Jabbar dilarang melompat saat melakukan slam dunk di NCAA (National Collegiate Athletic Association) karena dianggap terlalu dominan. Namun, gerakan tersebut tetap diperbolehkan di NBA (National Basketball Association).

Gerakan ini menjadi semakin populer pada tahun 1970-an dan 1980-an, terutama berkat pemain seperti Julius Erving (dikenal sebagai Dr. J) yang melakukan gerakan ini dengan spektakuler dalam pertandingan NBA. Dr. J dikenal dengan gerakan-gerakan kreatifnya seperti “rock the cradle” dan “free-throw line dunk”.

Pada tahun 1984, Michael Jordan muncul sebagai salah satu pemain yang paling terkenal dalam sejarah slam dunk. Dalam pertandingan NBA Slam Dunk Contest, Jordan menampilkan gerakan-gerakan spektakuler yang membuatnya beberapa kali memenangkan kontes. Ia juga kemudian menjadi ikon gerakan ini.

Sejak itu, gerakan ini menjadi bagian integral dalam pertandingan basket dan sering kali menjadi sorotan di antara pemain dan penggemar. Pemain seperti Vince Carter, Blake Griffin, dan LeBron James juga dikenal karena kemampuan mereka dalam melakukan gerakan ini dengan sangat mengesankan.

(BACA JUGA: Teknik-Teknik Dasar Bola Basket))

 

Langkah-langkah Melakukan Slam Dunk

Gerakan ini biasanya melibatkan beberapa langkah berikut:

  1. Persiapan: Pemain mengatur langkah dan melompat dengan kekuatan maksimum. Mereka dapat mengambil awalan beberapa langkah atau menggunakan dribel untuk memperoleh kecepatan sebelum melompat.
  2. Melompat: Pemain melompat dengan kuat dari lantai, seringkali dengan bantuan kaki yang kuat untuk mendapatkan ketinggian yang cukup.
  3. Memasukkan bola: Pemain mengarahkan bola ke atas dengan tangan mereka yang dominan dan melompat setinggi mungkin untuk memasukkan bola ke dalam ring basket dengan satu atau kedua tangan.
  4. Mendarat: Setelah memasukkan bola, pemain harus mendarat dengan aman untuk menghindari cedera. Mendarat dengan kaki yang fleksibel dan stabil serta menjaga keseimbangan adalah kunci dalam melakukannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *